Seorang Ibu Muda ….

Hidup ini memang komplik, berbagai permasalahan selalu muncul baik itu dalam rumah tangga, di tempat kerja, di masyarakat dsb. pokoknya di mana saja kita berada permasalahan selalu ada, namun kita harus bijak bagaimana cara mengatasi segala permasalahan tersebut agar hasilnya baik.

Kemaren pagi aku lagi bersih-bersih kaca jendela tiba-tiba ada seorang ibu muda lewat di depan rumahku. Ibu muda tadi menawarkan jasa untuk menggantikan kulit tilam (kasur). Aku tertarik karena memang sudah lama ingin mengganti kulit kasur. Terjadilah transaksi aku dengan ibu muda tadi, dia meminta harga kain dan upah untuk 2 buah kasur (1 tempat tidur) sebesar Rp 200.000,- dan itu aku setujui kemudian si ibu mulai kerja.

Aku bertanya asal ibu muda tadi, katanya dia berasal dari Sragen dan dia di Banjarbaru sendiri dan sekarang kost di salah satu rumah penduduk di Pinus dekat irigasi, sedang suami dan anaknya berada di Sragen. Saya tanya kenapa suami dan anaknya tidak dibawa ke Banjarbaru. Katanya suami saya petani tapi sawahnya bukan milik sendiri, menyewa sawah orang lain. Anak saya sekarang sudah kelas 2 SD tapi saya tidak berani ngajak dia takut tidak bisa menyekolahi, di sini apa-apa mahal kan kalau di kampung masih murah bu. Penghasilan saya tiap hari belum tentu dapat, kalau ada orang orang yang ganti kulit kasur baru saya dapat duit.

Ibu muda ini balik bertanya kalau ibu kerja atau ibu rumah tangga? Ku jawab, saya guru SD. Dia tanya lagi suami ibu kerja apa?  Guru juga. Wah enak ya bu kerja jadi guru semua, sudah terjamin tidak mikir apa-apa lagi coba seperti saya setiap hari tidak tentu dapat, selalu mikir besok makan bagaimana beda dengan ibu sudah ada dan pasti.

Mendenger celotehan ibu muda tadi aku hanya tersenyum sambil mengucapkan syukur dalam hati dengan rezeki yang sudah diberikan ALLah kepada kami. Dengan perlahan-lahan aku memberikan penjelasan kepada ibu muda tersebut. Bu rezeki kan sudah diatur oleh Allah, semua orang punya rezeki masing-masing hanya cara atau jalan untuk mendapatkannya saja yang berbeda. Saya bekerja jadi guru dapat gaji tiap bulan, berpakaian harus rapi, tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu berat, namun saya harus berfikir dengan keras bagaimana caranya supaya sekolah saya lebih maju, bagaimana murid-muridnya supaya pintar-pintar dan sebagainya. Nah ini perlu pemikiran kadang-kadang tidak bisa tidur karena memikirkan itu semua.

Sekarang lihat pekerjaan sampeyan, memang memerlukan tenaga agak berat. Kalau capek kan sampeyan tidur dan sudah bangun badan jadi seger lagi. Yang sampeyan pikir hanya bagaimana mendapatkan uang untuk kebutuhan keluarga. Sampeyan hanya memerlukan tenaga untuk bekerja tidak perlu menguras pikiran. Nah bedanya saya sama sampeyan, saya kerja memerlukan banyak  pikiran dan sampeyan kerja memerlukan banyak tenaga. Artinya semua pekerjaan itu sama yang penting halal dan semua pekerjaan itu baik dan mulia.

Ooo gitu,  benar juga ya bu saya jadi paham sekarang. Saya kerja dengan tenaga tapi tidak perlu mikiran orang lain. Tadinya saya pikir kerja jadi guru itu enak taunya berat juga. Ya ya ya jadi saya tidak perlu kecil hati, terima kasih lho bu sudah menjelaskan sama saya, senang bisanya bisa berbincang sama ibu. Ucap ibu muda tadi dengan wajah antusias.

Sebagai manusia kadang-kadang kita hanya bisa melihat orang lain, namun kita tidak pernah tahu apa yang dirasakan orang tersebut. Jadi syukurilah apa yang sudah kita terima, karena Allah akan menambah rezeki kita lebih banyak lagi dan janganlah kita sampai kufur nikmat. Bekerja dengan ikhlas itu akan membawa berkah dalam hidup kita walau sedikit yang didapat tapi akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Janganlah pekerjaan itu selalu dihitung dengan materi/duit karena  itu menjadikan kita bekerja  tidak dengan ikhlas.

Ya Rob…… Shalatku, ibadahku,  hidupku dan matiku hanya untuk mencari redho-MU!!! Bagaimana menrut sampeyan……..????

0 Responses to “Seorang Ibu Muda ….”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: