Guru selalu menunggu…..?

Perekonomian di Indonesia sekarang tidak menentu. Harga-harga sembako di pasaran terus meninggkat. Ibu-ibu rumah pada pusing memikirkan bagaimana supaya asap dapur mereka tetap mengepul. Kemudian ditambah dengan langkanya minyak tanah, wah komplitlah permasalahan yang dihadapi warga ini.

Dari sekian banyak warga diantaranya ada komunitas guru yang sekarang juga ikut merasakan dampak perekonomian tersebut. Kondisi seperti ini membuat guru kebingungan karena kesejahteraan guru yang minim sekali. Katanya sertifikasi untuk meningkatkan kesejahteraan guru yang mana akan diberikan tunjangan sebesar 1X gaji pokok. Namun guru-guru yang telah dinyatakan lulus sertifikasi angkatan pertama tahun 2006 baru menerima sekali dan angkatan tahun 2007 belum pernah menerima tunjangan tersebut sampai sekarang. Guru-guru terus menunggu dan berharap.

Sekarang guru merasa lega sedikit atas kenaikkan gaji walaupun harga-harga kebutuhan di pasar terus meningkat. Kenaikan gaji yang terhitung dari bulan Januari 2008, berarti ada rapel 3 bulan karena gaji baru tersebut diterima pada bulan April. Banyak guru-guru bertanya “kapan yach rapel kita cair?” Guru-guru di Banjarbaru sekarang mulai gelisah, karena guru-guru di kabupaten dan kota lain sudah pada terima rapelan. Bagaimana dengan guru-guru di Banjarbaru, sampai kapan harus menunggu lagi ….?

Apa yang harus guru perbuat sekarang. Protes, demo, unjuk rasa, mogok …??? Tidak mungkin. Guru di Banjarbaru tidak mungkin berbuat semua itu. Tapi semua itu akan bisa saja terjadi kalau hak-hak guru diabaikan.Dan kami guru-guru tidak ingin hal tersebut terjadi karena sangat tidak etis kalau Banjarbaru yang bercita-cita menjadi kota pendidikan justru paling akhir memberikan hak-hak guru dibanding kabupaten dan kota lainnya.  Sekarang guru-guru terus menunggu…….

Bagaimana menurut sampeyan???

3 Responses to “Guru selalu menunggu…..?”


  1. 1 SQ April 22, 2008 pukul 9:05 am

    wah? saya tidak bisa berkata banyak terkecuali ikut menyabari. tapi menurut saya bu, semua pekerjaan pasti punya konsekwensi. Baik itu guru, pedagang, ataupun karyawan biasa. Semua pasti ada suka dukanya, istilah halus, romantika kehidupan.

    Mungkin kesabaran guru akan berbuah jauh lebih manis, rahasia hidup? siapa yang tahu?

    yach dari dulukan guru selalu sabar !!! hehehe ………….

  2. 2 heriyuwandi April 30, 2008 pukul 10:52 am

    hmmm….yang nunggu rapelan aja pada gelisah, apalagi yang gak punya rapelan seperti saya ya? masih ptt sich. hahahaha…
    btw, saya kira kita semua memang harus sabar dan jangan terpancing untuk melakukan hal-hal seperti demo, unjuk rasa dsb.
    kalau dalam urusan dunia, kita bisa selalu melihat ke bawah, Insya Allah kita akan bersyukur dengan apa yang kita dapatkan. Semoga kita semua termasuk golongan orang yang sabar dan bersyukur. aamiin…
    sesuai Firman Allah SWT : ” Sesungguhnya jika kamu
    bersyukur, pasti Kami ( Allah ), akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari ( Nikmat-KU ), sesungguhnya Azab-KU sangat pedih ” ( QS Ibrahim : 7 ).
    “Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”. (QS. Al-Baqarah: 177).
    “Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar”. (QS. Ali Imran: 146).
    “Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. (QS. An-Nahl: 96). “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. (QS. Az-Zumar: 10).

    Terima kasih atas komennya, gak perlu takut guru-guru selalu sabar kok, dari mendidik siswanya sampai nunggu rapelannya sabar dan selalu bersyukur atas apa yang sudah diterima. Karena sabar sudah terpatri dalam diri guru. Iya nggak?

  3. 3 Puada Mei 31, 2008 pukul 6:48 am

    Salam, Selamat ya atas dibukanya forum unjuk pendapat yang positif,cerdas dan kreatif. Saya menghaturkan selamat dan semoga sukses serta berkembang terus. Tentu saja agar semakin menyadari ke-diri-an hakikat manusia. di forum ini saya sangay berharap agar partisipan melangkah melampau teori-teori material menuju kepada praktik dan hakikat spiritual abadi. Meminjam istilah F. Schuon, perennial. Selamat bergabung semoga kita semua dalam pencarian ke dalam diri. Semoga dengan demikian Tuhan menolong kita untuk menemukan ‘DIRI’ sejati kita. sekali lagi selamt…selamat…selamat…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: