Jangan malu tuk belajar

Pertama-tama internet merupakan sesuatu yang sangat asing bagi saya. Walaupun demikian saya tetap menyediakan fasilitas ini untuk anak-anak saya di rumah. Tadinya karena ada kekhawatiran saat anak-anak saya harus ke warnet untuk mencari tugas kuliahnya atau mencari info lainnya apalagi pada malam hari. Di sinilah awal mula saya berkeinginan keras supaya saya tidak khawatir lagi anak-anak pergi ke warnet, maklum anak-anak saya perempuan.

Awalnya saya memakai internet instan, tapi rasanya kurang leluasa. Soalnya takut bayar teleponnya membengkak bisa-bisa teleponnya diputus karena tidak bisa membayar. Masalah lagi kan hehehe ……. !!! Kemudian saya pilih Speedy itupun hanya 1GB. Anak-anak sudah bebas menggunakan kapan saja, mau siang atau malam terserah tapi saya tidak khawatir lagi sekarang.

Tadinya saya berfikiran internet hanya untuk anak-anak saja, tidak pernah terlintas dibenak saya bisa menggunakan nya. Namun ketika ada tawaran belajar internet sama Pak Ersis saya langsung tertarik, kebetulan saya termasuk 18 orang PBS IPA yang mendapat reward dari Wali Kota Banjarbaru berupa laptop, memang bukan laptop langsung sih tapi berupa uang untuk beli laptop sama ajakan. Kata Pa Ersis kalau sudah diberi laptop harus bisa menggunakannya, saya mau mengajari bikin blog di internet kata beliau. Awalnya saya tidak percaya orang sesibuk beliau bisa atau mau mengajari guru-guru SD seperti kami. Ternyata Pa Ersis benar-benar mau mengajari, nah ini yang menjadi pemicu saya ingin belajar internet.

Belajar internet awalnya susah apa lagi diajari oleh Pak Ersis, teman-teman saya pada takut karena cara Pak Ersis mengajari beda dengan cara kami mengajari anak-anak SD. Kami disuruh diam ikuti apa yang beliau perintahkan tidak boleh bicara ataupun bertanya sama teman. Kami pada bingung semua baru kali ini belajar tidak boleh bertanya sama teman soalnya mau tanya sama beliau takut habis lihat muka beliau aja sudah gentar. Yang namanya orang sudah tuakan belajarnya lambat ngertinya. Kadang-kadang terlambat kan ketinggalan mau tanya sama teman-teman tidak berani.

Namun berkat keinginan belajar yang kuat akhirnya saya mulai bisa sedikit-sedikit buat email dan terus kirim email, bikin blog lalu belajar nulis di blog, sampai belajar yang namanya chating. Luar biasa lewat internet kita bisa menjelajah di dunia maya, bisa cari informasi apa saja, bisa belajar, bisa berkenalan lewat chating dsb.

Saya ingat dengan kata-kata Pak Ersis di dunia ini tidak ada yang tidak bisa dipelajari, tidak ada yang namanya sulit asal ada niat dan kemauan semua bisa, semua mudah. Saya sependapat ada kemauan pasti ada jalan, saya mau belajar ternyata ada jalannya. Ada alatnya, ada gurunya dan yang terpenting kemauan dari dalam diri bukan karena orang lain atau terpaksa.

Sebagai seorang pendidik kita harus terus belajar, zaman terus berkembang kalau kita tidak mengikuti perkembangan tentunya kita akan ketinggalan, bagaimana tanggungjawab kita terhadap anak didik kita sekarang yang ilmunya nanti mereka gunakan 10 atau 15 tahun yang akan datang. Apa kita tidak kasihan sama anak-anak kita kalau mereka hanya diajarkan ilmu yang itu-itu saja. Sementara sekarang yang namanya teknologi sudah berkembang pesat tapi kita tidak mau belajar.

Saya mau mengajak teman-teman ayu kita belajar! Tidak usah malu-malu, kita lebih malu kalau murid-murid kita nanti tidak bisa apa-apa. Buka wawasan kita ntar dibilang gaptek loh. Tidak apa-apa memang mulanya gaptek sih tapi sekarang tidak lagi kan? Hehehe ……………..

Bagaimana menurut sampeyan ?

6 Responses to “Jangan malu tuk belajar”


  1. 1 gress Maret 30, 2008 pukul 11:34 am

    Belajar ? Itu musti dan kudu. Tidak ada batasan umur, mulai dari ayunan sampai ke liang lahat, kita harus terus belajar. Apalagi zaman skarang, di era globalisasi, wah internet rupanya menjadi gudang ilmu. Mau apa aja ada, apa yang ingin kita cari, disitu tersedia. Mau belajar, mau shoping, mau berbisnis, ataw tukar pikiran, cari teman, cari pacar, bahkan cari istri pun bisa. Ayo terus kita belajar tiada henti.

    Setuju sekali ………!!!!!

  2. 2 Luthfi April 6, 2008 pukul 12:34 am

    hm
    selamat Bu’
    anda beberapa langkah lebih maju dibanding rata2* guru di Indonesia

    * = saya gak punya datanya😀

  3. 3 LINA MAWARNI April 13, 2008 pukul 9:02 am

    Aduh ! kamu hebat sekali. Aku juga ingin seperti kamu rajin menulis .Saya sangat setuju dengan pendapatmu dan saya akan berusaha mengikuti jejakmu. Doakan ya semoga aka bisa.

  4. 4 suhadinet April 15, 2008 pukul 8:18 am

    Selamat Bu. Ulun baru belajar nge-blog jua.
    Akhir maret lalu mulainya.
    Prinsip pian tu sama lawan ulun “Jangan malu untuk belajar”
    Kalau kita kada hakun “out of date”/basi/katinggalan jaman, ya harus berani belajar.
    Rasa malu tu perasaan yang bisa menghambat kemajuan urang untuk maju.
    Supan??? Apanya nang disupanakan..!
    Ulun guru IPA jua, tapi di SMP, pasnya di SMPN 4 Danau Danau Panggang. Pasnya di Desa Sungai Namang. Andakannya antara Danau Panggang-Babirik.

  5. 5 eswee April 20, 2008 pukul 3:13 am

    Habar dari ibu Faujiah, hari ini ada launching blog jam 2 siang. Apa ibu juga akan hadir? kalo iya tolong sampaikan maaf saya (dari sman 4 bjb) ke panitia karena tidak bisa hadir memenuhi undangan, saya masih belum fit sehabis sakit kemarin. tapi saya sangat berminat untuk tau perkembangannya. Mohon infonya ya bu. Insyaallah saya dibanjarmasin tetap online. Mohon share infonya ya bu.

    http://www.eswee.wordpress.com
    http://www.sman4banjarbaru.wordpress.com

    atau YM saya di ===> swihdah@yahoo.com

    salam buat teman-teman
    Sukron Jazakumullah

  6. 6 Lilik Lestari A April 20, 2008 pukul 8:57 am

    Ruuuaaarrr biasa!Saluuut aku sama kau Tifah…memang harus begitu!Aku saza tak malu juga belajar meski masih sebelas jari ,majuuu terus pantang mundur!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: