Anak adalah belahan jiwa Ibundanya

Selama sembilan bulan sembilan hari berada dalam kandung,baik siang ataupun malam sang bunda tidak pernah mengeluh walaupun beban yang disandangnya sangat berat. Kadang-kadang untuk duduk saja sangat sulit, tidurpun susah dan mana kala sang bunda mau memejamkan mata kadang-kadang dia berontak menendang-nendang perut bundanya.Kemudian saat dia dilahirkan nyawa bundanyapun jadi taruhan. Dengan sekuat tenaga sang bunda berusaha sampai sang buah hatinya dapat lahir kedunia dengan selamat.

Segala beban dan penderitaan yang selama ini sang bunda rasakan kini hilang, musnah mana kala melihat wajah mungil yang sangat didambakan berada dalam pelukannya.  Hari kian hari sang buah hatipun bertambah besar, dengan penuh kasih sayang sang bunda menjaga dan merawatnya. Apapun yang menggunggu kenyamanan sang buah hati, secepatnya sang bunda bertindak. Kasih sayang yang diberikan kepada sang buah hati tidak pernah putus atau berhenti. Apapun akan diberikan asal sang buah hati merasa senang.

Memanjakan sang buah hati bukan bentuk kasih sayang tepat. Karena memanjakannya bisa menjadi penyebab rusaknya perilaku seorang anak. Harta atau uang bukan satu-satunya yang menjadikan sang buah hati menjadi anak yang baik dan sholeh. Tapi perhatian dari orang tuanyalah yang sangat diperlukan dan itu tidak bisa diganti dengan apapun juga, termasuk uang.

Kadang-kadang harta yang berlimpah fasilitas yang lengkap tidak dapat membuat sang buah hati menjadi senang dan bahagia. Sang anak kepengen diperhatikan, disanyangi dan juga dihargai oleh orang tuanya. Ini sering tidak dirasakan oleh anak, akhirnya dia mulai protes dengan bermacam cara. Tidak peduli perbuatannya itu sangat merugikan ataupun membahayakan dirinya. Padahal Sang bunda berharap sang buah hatinya kelak menjadi orang yang berguna.

Seburuk apapun orang tua pasti mereka menginginkan anaknya menjadi yang terbaik. Segala macam cara dan doapun selalu dilakukan untuk sang buah hatinya. Namun tidak pernah terfikir sedikitpun untuk meminta imbalan kelak kepada sang buah hati. Segenap perhatian kasih sayang yang telah diberikan tidak pernah diingat-ingatnya lagi. Nah sekarang pantaskah jika sang buah hati bersikap kurang ajar atau bersikap tidak hormat terhadap sang bunda / kedua orang tuanya? Sungguh ini adalah sebuah cambuk yang mampu mencabik-cabik perasaan kedua orang tuanya.

Selama hayat dikandung badan tugas dan tanggung jawab orang tua belum berakhir. Apapun urusan anaknya orang tuanya tetap merasakan akibatnya, apalagi urusan tersebut sangat berat dan bermasalah.Orang tuanya pasti terlibat.

Ada sebuah peribahasa mengatakan kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Artinya dari sang cabang bayi tumbuh dalam rahimnya sampai sang bunda dipanggil oleh sang Maha Kuasa kasih sayang yang diberikannya terus tiada henti. Tapi bagaimana dengan sang buah hatinya yang selama ini disayangi dan dikasihi dengan sepenuh hatinya, setelah dewasa berani membentak bahkan memukuli ibunya lantaran apa yang diinginkannya tidak terpenuhi. Sungguh menyedihkan banyak sekali kejadian tentang penyiksaan yang dilakukan oleh anak terhadap sang bunda.

Ini bukan salah bunda yang mengandung. Anak adalah buah hati belahan jiwa. Apapun dan siapapun akan berusaha ingin menjadikan buah hati belahan jiwa yang terbaik diseluruh jagat ini.

Apa ada yang salah ya? Ada anak tega membunuh, menyiksa, menganiaya bahkan ada yang memperkosa ibunya sendiri. Itukan perbuatan biadap?
Bagaimana menerut sampeyan?
 

1 Response to “Anak adalah belahan jiwa Ibundanya”


  1. 1 gress Maret 4, 2008 pukul 12:08 pm

    Ingin menetes rasanya air mata ini,, bila teringat kembali kebaikan seorang Ibu yang tak mungkin dapat terhitung banyaknya. Hanyalah Surga yang dapat membalas kebaikanmu. Semoga engkau dalam sehat selalu. Doa, do’a dan do’a hanyalah kupanjatkan demi kebahagiaanmu di dunia sampai di akhirat nanti.

    Amiiin ….!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: