Beberapa waktu yang lalu aku pergi ke Ponorogo untuk menengok putraku yang sedang mondok di Gontor 2. Wah kali ini aku benar-benar nekad karena baru kali ini aku pergi sendirian, biasanya kan selalu bersama suami atau bersama rombongan. Ketika sampai di Juanda aku ngambil koper di bagasi dan langsung keluar mau ke Bungur Asih naik bus Damri. Sesampai di Bungur Asih perjalanan diteruskan dengan bus patas jurusan Ponorogo. Sesampai di Terminal Ponorogo aku kebingungan, biasa di Terminalkan selalu rebutan para ojek dan sopir untuk mencari penumpangnya. Kemudian kuputuskan untuk naik angkutan saja dan langsung diantar sampai halaman ruang tamu di Gontor 2. Lanjutkan membaca ‘Bangga jadi Guru’
Kamis pagi pukul 03.30 WIB travel yang membawa kami berhenti persis di depan Pondok Pesantren Modern Dasussalam Gontor 2 Ponorogo. Kami bertiga: aku, suamiku dan anakku turun dari mobil dan menuju pagar yang masih terkunci dengan gembok di dalam pagar ada pos penjagaan namun penjaganya tidak kelihatan. Di dalam masih kelihatan sepi dan tak berapa lama datang seorang anak yang usianya kurang lebih 13 tahunan menuju ke arah pos penjagaan. Ternyata di pos tersebut ada penjaganya yaitu 2 orang santri yang lagi ketiduran. Mereka langsung bangun dan bergegas membukakan pintu pagar dan mempersilahkan kami bertiga masuk. Lanjutkan membaca ‘Doa untuk Anakku’
Sore hari sekitar jam 16.00 wita aku ditemani putri pertamaku berangkat dari rumah menuju sekolah tempat aku bekerja, sebelumnya kami mampir di toko yang menjual alat-alat bangunan untuk membeli sekaleng cat tembok. Setelah yang mau dibeli sudah dapat aku langsung tancap gas menuju arah Sei. Besar. Dan kami akhirnya tiba di tempat tujuan yaitu SDN Sungai Besar 9. Lanjutkan membaca ‘Siswa Enggan Mengerjakan PR?’
Pagi ini saya berangkat dari rumah untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di lapangan Murjani Kota Banjarbaru. Peserta upacara sudah memenuhi lapangan upacara dan sudah berbaris rapi, upacarapun dimulai tepat pk. 08.00 wita. Rupanya guru-guru sudah kapok terlambat datang ketempat upacara karena dulu pernah kejadian yang tidak mengenakkan yang mana ada beberapa orang guru ketangkap satpol PP karena terlambat datang di tempat upacara dan terjadi kesalah pahaman. Tapi ini ada hikmahnya jua sehingga para guru bisa disiplin / tepat waktu jika ada undangan upacara lagi. Lanjutkan membaca ‘Hari Pendidikan Nasinal’
Kelompok Kerja Guru (KKG) sangat dibutuhkan keberadaannya bagi guru-guru. Sebenarnya banyak permasalahan yang dihadapi guru di lapangan. Selama ini yang namanya KKG tidak difungsikan secara maksimal, ini disebabkan guru-guru tidak tahu cara mengelola KKG yang benar. Kegiatan KKG hanya dilakukan untuk membuat program dan persiapan mengajar saja. Guru tidak tahu kemana harus bertanya bila dia menghadapi permasalahan tentang materi pelajaran atau bagaimana menggunakan alat peraga atau metode dan model pembelajaran yang cocok digunakan. Lanjutkan membaca ‘Kelompok Kerja Guru (KKG)’
Guru merupakan salah satu ujung tombak dalam pendidikan. Tugas guru sangat berat tapi sangat mulia. Tugas seorang guru bukan hanya mengajar tapi juga mendidik. Mengajar adalah tugas pokok seorang guru artinya kewajiban guru adalah mengajar. Terus bagaimana dengan tugas tambahan yang diberikan kepada seorang guru? Apakah harus kita terima atau kita tolak? Dan bagaimana kita harus menyikapinya. Lanjutkan membaca ‘Manfaat Tugas Tambahan.’
Pagi yang cerah Sabtu, 26 April 2008 blog Guru Banjarbaru telah launching. Acara dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru Bapak Drs. H. Rudy Resnawan. Beliau memberikan sambutannya sekaligus membuka atau meresmikan Blog Guru Banjarbaru ini. Selain itu hadir juga Kepala LPMP Propinsi Kalimantan Selatan Bapak H. Said Abu Bakar beserta undangan lainnya. Kepala LPMP menyambut gembira atas lahirnya Blog Guru di Kota Banjarbaru ini, beliau berharap agar internet ini merupakan salah satu sarana untuk guru-guru mencari informasi khususnya tentang pendidikan dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya pendidikan di Banjarbaru. Lanjutkan membaca ‘Launching Blog Guru Banjarbaru’
Perekonomian di Indonesia sekarang tidak menentu. Harga-harga sembako di pasaran terus meninggkat. Ibu-ibu rumah pada pusing memikirkan bagaimana supaya asap dapur mereka tetap mengepul. Kemudian ditambah dengan langkanya minyak tanah, wah komplitlah permasalahan yang dihadapi warga ini. Lanjutkan membaca ‘Guru selalu menunggu…..?’
itus-Situs lain yang mungkin ingin Anda kunjungi :
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Berdasarkan hasil pengalaman guru IPA di SD Negeri Loktabat 1, bahwa pembelajaran IPA masih menekankan pada konsep-konsep yang terdapat di dalam buku, dan juga belum memanfaatkan pendekatan lingkungan dalam pembelajaran secara maksimal. Mengajak siswa berinteraksi langsung dengan lingkungan jarang dilakukan. Guru IPA sebagian masih mempertahankan urutan-urutan dalam buku tanpa memperdulikan kesesuaian dengan lingkungan belajar siswa. Hal ini membuat pembelajaran tidak efektif, karena siswa kurang merespon terhadap pelajaran yang disampaikan. Maka pengajaran semacam ini cenderung menyebabkan kebosanan kepada siswa.
Para siswa telah memiliki kemampuan awal yang telah diterima di kelas sebelumnya. Kemampuan awal siswa ini harus digali agar siswa lebih belajar mandiri dan kreatif, khususnya ketika mereka akan mengkaitkan dengan pelajaran baru. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih mendekatkan pada lingkungan siswa. Konsep-konsep yang dikembangkan sebaiknya berhubungan dengan alam sekitar agar menjadi konteks pembelajaran yang bermakna. Meskipun demikian mengaitkan konteks lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dengan isi materi bukan pekerjaan yang mudah, karena perlu waktu dan proses yang panjang. Namun kenyataannya guru cenderung mengikuti isi kurikulum dan anak belajar secara verbal, keadaan semacam ini jauh dari konsep belajar bermakna. Lanjutkan membaca ‘PENELITIAN TINDAKAN KELAS’
Komentar Terakhir